Tahayul disekitar kita…

Ada beberapa orang yang agak surprise melihat pohon kelapa gading didepan rumah yang terletak persis didepan pintu. Alasannya karena katanya menghalangi pintu masuk dan rejeki. Kalau dibilangin menghalangi sehingga membuat orang kesulitan untuk melewati pintu itu ngga juga, karena memang pintu itu bukan pintu utama, hanya pintu kecil untuk memudahkan orang keluar masuk tanpa membuka pintu besar yang merepotkan.

Nah, yang saya gak terima karena pohon kelapa yang terletak persis ditengah pintu masuk kecil tersebut dibilangin ‘menghalangi rejeki’. Wow, ntar dulu!! Itu sudah jelas-jelas tahayul.

Bukan bermaksud untuk melawan tahayul itu, tapi pohon kelapa gading didepan pintu kecil itu sengaja saya pertahankan. Pohonnya udah berbuah, saya beberapa kali telah memetiknya, alangkah senangnya waktu minum kelapa muda hasil pohon sendiri. Dan juga, pohon itu bisa menjadi landmark dari rumah saya, karena satu-satunya di gang rumah saya, ciri khas!

Bukan yang pertama kali mendengar hal-hal yang berbau mistik ini. Rumah sebelah yang saya tempati yang saya beli duluan nomernya adalah N12A, hhmmm, developernya tidak mau angka 13 yang sering disebut angka sial, sehingga dibuatlah angka N12A. Saya gak tahu juga, dulu waktu beli rumah ini pertama kali melihatnya langsung tertarik, tetapi karena belum mempunyai uang dan mencari daerah lain waktu itu tidak langsung jadi. Setahun kemudian melihat rumah ini ternyata belum laku, apakah terpengaruh dengan angka N12A, yang jelas saya bersyukur karena ternyata dengan demikian dihindari dibeli orang lain dan menjadi rejeki saya, alhamdulillah.

Kalau dibilang sial selama menghuni di alamat N12A, rasanya kok gak sama sekali! Kalaupun ada masalah, pasti bukan karena nomernya N12A, hehehehe. Yang jelas, enam tahun kemudian, alhamdulillah ada rejeki, dan bisa membeli rumah sebelah yang nomer N12. Alhamdulillah!

Tentang tahayul yang lain, pada waktu dulu saya mau pindah rumah, dibilangin oleh orang yang punya tempat kontrakan lama, kalau pindah sebaiknya jangan hari Sabtu, katanya pamali. Terus terang saya sama sekali gak percaya, saya memang kemudian tidak pindah pada hari Sabtu tapi hari Jumat, tapi bukan karena mengikuti saran dari orang tersebut, tapi lebih karena alasan emosional, karena Jumat merupakan salah satu hari raya dalam agama Islam, dan biar gampang mengingatnya. Selebihnya, saya yang memang sering pindah rumah, kebanyakan dari pindahan rumah saya memang hari Jumat.

Hari lain yang dihindari selain Sabtu adalah Selasa. Ada yang bilang kalau selasa itu adalah nelangsa, hehehe. Pokoknya di dua hari itu, oleh yang namanya tahayul, kita disarankan tidak melakukan kegiatan bisnis, pindahan rumah, manten atau kegiatan penting lainnya. Entah karena percaya tahayul apa tidak, kenyataannya memang di Jakarta tidak ada Pasar Sabtu dan Pasar Selasa. Ada Pasar Senen, Pasar Rebo, Pasar Kemis, Pasar Jumat dan Pasar Minggu, dan di dua hari itu pada waktu jaman dulu, Jakarta absen tidak punya pasar, bisa di-check deh, hehehe…

Anehnya, tahayul kadang bersifat regional. Apa yang dikatakan sial disatu daerah boleh jadi di daerah lain biasa-biasa saja. Kalau kebanyakan di jawa tidak ada pasaran hari Senen dan Sabtu, maka di Madura pasaran di semua hari. Angka 4 sial bagi kalangan orang China dan dianggap biasa-biasa aja oleh kalangan lainnya.

Ada juga bulan tertentu dalam kalender Jawa (yang mengadaptasi kalender Hijriah) yang dianggap pamali apabila mempunyai hajatan dibulan tersebut, yaitu Suro. Nah, kalender Jawa kan lebih pendek dari kalender Masehi, dan bulan Suro di tahun ini belum tentu sama di tahun depan atau tahun lainnya untuk bulan Masehi-nya. Jika begitu, karena bulan Suro bergiliran di semua bulan Masehi dari tahun ketahun, berarti semua bulan Masehi sial dong, hehehe.

Jadi, tahayul lebih banyak bersifat sugestif, dan itu yang berbahaya, karena akan cenderung ke musyrik, percaya kepada kekuatan lain selain Allah yang Maha Esa!

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Sekelebatan dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Tahayul disekitar kita…

  1. Nur K berkata:

    Asyik, pohon kelapa sebaiknya jangan di tebang kecuali kalo berbahaya akibat angin kencang.
    jelas2 tahayul yang mengatakan pohon kelapa tersebut menghalangi rezki , nyatanya saja pohonnya memberi buah yang ranum dan segar bukankahitu merupakan rezeki yang luar biasa..
    Selamat Menikmati buah kelapa muda….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s