Pengejar fatamorgana…

Tony Scott, sutradara kondang Hollywood (Filmnya yang terkenal seperti Top Gun, Beverly Hill Cops, The Unstoppable dll), mati bunuh diri dalam usia 68 tahun. Ia meninggalkan istri ketiganya dan juga anak kembarnya yang remaja. Ia bunuh diri dengan cara lompat dari jembatan di California pada tanggal 19 Agustus 2012.

Kaya, terkenal dan mempunyai kehidupan yang komplit sebagai sebuah keluarga dengan anak dan istri. Entah apa yang terpikir di usianya yang senja, untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri!

Di tahun 2012 juga, Whitney Houston, penyanyi yang dikenal dunia, ditemukan mati tenggelam dalam kamar mandi hotel tempat ia menginap pada tanggal 12 Februari 2012, dalam usia 48 tahun. Karier Whitney Houston tidak pernah surut, dan tidak pernah tergeser oleh penyanyi pendatang baru, karena suaranya yang khas dan tinggi. Hasil otopsi menyatakan, kalau dia pengguna kokain yang kronis juga obat-obatan adiktif lainnya termasuk obat anti depresi.

Banyak orang terperangah dengan kematiannya, sambil bertanya-tanya, apa yang membuatnya berada dalam depresi yang sangat mendalam? Yang membuat ia pemakai setia semua obat-obatan penenang. Ketenaran seperti yang didambakan jutaan manusia, sudah ia dapat, juga ia meninggal tidak dalam keadaan melarat, karena baginya uang mudah dicari! Ia disambut seperti layaknya diva disetiap pertunjukannya, mendapatkan akomodasi dan semua yang terbaik. Itupun masih depresi dan memilih untuk bunuh diri (?).

Yang paling menghebohkan tentu kasus tewasnya King of the Pop Michael Jackson yang tak wajar. Dinyatakan meninggal pada tanggal 25 Juni 2009 di usia 50 tahun, karena serangan jantung. Serangan jantung terjadi juga karena pemakaian obat penenang dalam waktu lama. Sudah lama diketahui, bahwa untuk tidurpun, MJ harus dibantu obat penenang. Jika mau tidur, MJ harus diinfus dengan obat bius Propofol, yang akan membuatnya tertidur nyenyak, dan begitu infus sudah habis, ia akan segera terbangun. Sehingga ia dapat menentukan sendiri berapa lama ia akan tidur, dengan cara menentukan dosis seberapa lama infus itu akan habis. Propofol biasa digunakan pada waktu pembedahan.

Sekali lagi, berjuta manusia akan bertanya-tanya, kenapa ia depresi? Bukankah ketenaran, dan harta yang melimpah telah ia miliki, dan ia dapat berbuat apa saja yang ia mau!!

Artis Korea, yang lagi banyak digandrungi remaja dunia, juga banyak yang berakhir hidupnya dengan cara tragis. Aktris Jung Ah Yool yang ditemukan tewas gantung diri pada 12 Juni 2012 lalu, merupakan salah satu dari deretan beberapa artis Korea yang mati dengan bunuh diri. Mereka cantik, muda, sedang terkenal, lalu apalagi yang dicari?

Saya tidak tahu seberapa berat derita mereka, sehingga mereka mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya. Hampir semua keinginan dan ambisi mereka tercapai melebihi apa yang telah dicapai oleh sebagian besar orang di dunia. Mereka tidak bersyukur atas semua anugerah dan kenikmatan yang telah mereka raih. Yang mereka lihat adalah apa yang belum mereka dapatkan, terus selalu merasa kurang, sehingga telah menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan mereka.

Atau, bisa jadi mereka berkeyakinan, bahwa mengakhiri hidup adalah solusi, karena keyakinan pula bahwa mati adalah sebuah ‘akhiran’, tidak ada kehidupan lagi, dan tidak ada pertanggungjawaban atas kehidupan yang telah dijalaninya.

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat). Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa”. Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga-duga saja.

Qs Al Jasiyah 45: 23-24

Hawa nafsu adalah sebuah keinginan yang berlebihan dan tak berkesudahan. Hawa nafsu berujung seperti fatamorgana. Dan mereka, yang menjadikan hawa nafsu sebagai tuhannya adalah para pengejar fatamorgana. Ketika melihat fatamorgana, mereka mengiranya sebagai sebuah telaga yang akan mengobati dahaganya, sehingga mereka mengejarnya. Ketika didapatinya bahwa fatamorgana itu tidaklah nyata, mereka terus mengejar fatamorgana yang lain. Tidak berkesudahan dan membuat mereka akhirnya frustrasi!

Imam Ibnu Qayyim berkata ‘Pecinta dunia tidak akan terlepas dari tiga hal: kesedihan dan kegelisahan yang terus menerus, keletihan yang berkelanjutan dan penyesalan yang tidak pernah berhenti.‘

Semoga kita dapat mengambil pelajaran!

Pos ini dipublikasikan di Renungan dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Pengejar fatamorgana…

  1. Hendra Taruna berkata:

    Bersyukur dalam agama kita kita dianjurkan untuk selalu mengingat akhirat, baik ketika keadaan lapang dan sempit, dan banyak sekali ayat tentang kehidupan dunia yang hanya senda gurau….artikel yang bagus mas 🙂

    • ahmadramadlan berkata:

      Ya, alhamdulillah. Semoga kita selalu diberikan petunjuk untuk melewati kehidupan dunia dengan sukses. Btw, minal aidzin wal faidzin Mas, mohon maaf lahir dan bathin, masih suasana lebaran kan, hehehe…

  2. hafiz berkata:

    Dalam ‘Burdah’-nya al-Bushiri berkata : Hawa nafsu itu seperti bayi, jika kamu ikuti, ia akan terus menyusu. Jika ia disapih maka ia akan berhenti (menyusu).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s