Mengambil manfaat dari media sosial…

Terutama Facebook, media sosial terlalu hingar bingar dengan politik dan provokasi. Yang hangat misalnya tentang kasus penistaan agama dengan Ahok pelakunya, kebijakan pemerintah yang sering dikritisi, tentang Suriah dan lain sebagainya. Kalopun bukan politik, biasanya tentang perbedaan dalam agama, suni dan syiah dan hal lain yang meruncingkan perbedaan. Yang membuat kita terkesan tidak aman dan penuh curiga dengan lingkungan sekitar.

Bertemanpun seakan sudah tidak seindah yang dulu lagi. Seakan saling curiga antar teman, karena perbedaan yang ditonjolkan!.

Sesungguhnya, medsos sangat banyak manfaatnya. Medsos hanyalah sarana yang memberikan berjuta alternatif, kitalah yang memutuskan jalan yang dipilih.

Bagaimana menjadikan medsos menjadi positif dan memberikan manfaat bagi kita? Ini mungkin tips-tips yang bisa saya berikan:

  1. Mulai dari diri kita. Jangan pernah memasang status yang provokatif dan memancing reaksi berlebihan dari publik dan teman-teman kita. Mungkin kita ingin menampilkan warna politik kita, dan menjagokan pilihan kita, tampilkanlah dengan kata-kata yang baik. Tampilkan sisi keunggulan dari calon kita dan jangan kemudian diperbandingkan dengan calon lain dengan kata-kata kasar.
  2. Jika melakukan kampanye negatif. Didalam kampanye, baik untuk pilpres maupun pilkada, diperkenankan untuk melakukan kampanye negatif, tetapi tidak boleh melakukan kampanye hitam. Bedanya, kampanye negatif, menampilkan kelemahan calon agar kita awas dan menjadi pertimbangan untuk tidak memilihnya, dan hal tersebut wajar terjadi, sedangkan kampanye hitam, berisi fitnahan terhadap calon lain dengan tuduhan yang tidak berdasar. Apabila ingin memberitakan kampanye negatif terhadap calon lain, usahakan agar memakai data yang akurat, misalnya mengenai kebijakan-kebijakannya di masa lalu dengan memakai referensi yang sahih. Dan biarkan data-data itu saja yang berbicara, janganlah kita yang menyimpulkan, karena bisa jadi data-data tersebut tidak komplit atau memerlukan data penunjang lainnya. Dengan penyampaian data-data saja, bisa jadi kita akan memperoleh masukan atau sanggahan dari publik atau teman-teman kita. Intinya adalah, janganlah kita menghakimi, biarkanlah kebenaran mencari jalannya sendiri. Karena bisa jadi pilihan kita salah, sehingga kita bisa merubahnya.
  3. Periksalah kebenaran berita sebelum meneruskannya. Pilihlah berita dari media yang jelas. Jangan meneruskan berita yang provoatif dari media abal-abal, atau Blog berisi coretan pribadi dari penulisnya, kebanyakan merupakan opini atau pendapatnya, blog yang baik berisi data dan referensi yang akurat dengan porsi yang lebih banyak dibandingkan hanya semata pendapat atau opini dari penulisnya semata. Kalau memang mau meneruskan berita dari blog, pilihlah blog dengan kriteria tersebut. Selain hal tersebut, lihatlah kredibilitas dari penulis blog-nya dengan menilai tulisan-tulisan lainnya di blog-nya.
  4. Pilihlah teman atau fanpage yang positif dan membangkitkan jiwa. Ada teman yang sangat provokatif, sebaiknya kita hindari dari pada bikin jantung kita deg-degan setiap melihat lini masanya, hehehe. Pilihlah teman yang rasional dalam berpikir dan mau menerima hal baru. Atau bisa juga kita ambil teman dari sisi yang berseberangan, agar kita memperoleh pemahaman dari dua sisi (cover bothside). Intinya, semua pemikiran teman, jangan kita telan mentah-mentah. Untuk fanpage, janganlah menyukai (like) fanpage yang provokatif, tapi pilihlah fanpage yang berisi motivasi, quote positif, tausyiah keagamaan, hobi seperti fotografi, travelling, kuliner, pertanian, musik, desain dan sebagainya. Fanpage positif banyak bertebaran di facebook, mengapa kita harus pilih yang negatif dan membikin gundah, jika masih ada yang positif dan menenteramkan jiwa?
  1. Jemarimu akan dimintai pertanggungjawaban. Bagi yang mengimani agama Islam, harus mempunyai keyakinan, bahwa segala perbuatan kita akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti. Apabila kita menyebarkan hal yang positif, maka kita akan mendapatkan amal jariah, tetapi sebaliknya, sebaran yang negatif juga akan menimbulkan hal yang negatif yang kita berkontribusi mewujudkannya, sehingga akan dimintai pertanggungjawabannya juga. Meskipun sudah lama, tetapi hasil karya jemari kita dalam lini masa akun medsos kita apabila masih ada yang membukanya, dan kemudian memberikan manfaat ataupun mudharat, kita akan mendapatkan hasilnya, amal jariah ataupun dosa, hati-hatilah.

Salah satu manfaat medsos adalah beritanya yang sangat aktual, kadang malah live report. Selain itu, banyak berita yang tidak terdapat di media massa konvensional, tersebar dengan baik di media sosial.

nusron-wahid

Misal, pada waktu Parade Kebhinekaan Indonesia tanggal 4 Desember 2016 yang lalu, menjadi viral di medsos bagaimana Nusron Wahid yang membersihkan sampah (sendirian!!) yang sangat kontras dengan sekitarnya yang seakan tidak peduli, semua terekam dengan baik di foto-fotonya. Pada awalnya, saya sangka itu hoax yang berasal dari foto editan photoshop. Tetapi ternyata foto-foto tersebut benar adanya, dan gambar-gambar itu tidak mungkin kita dapatkan di media massa konvensional.

setyanov-n-konglo

Ada juga foto beberapa konglomerat yang sedang foto bersama dengan petinggi partai disebuah hotel pada saat Parade Kebhinekaan tanggal 4 Desember 2016 yang lalu. Kita tahu bahwa para konglomerat itu adalah yang mensponsori Parade Kebhinekaan. Dan gambar tersebut berbicara banyak hal, yang seakan merangkai dan melengkapi berita-berita tentang Parade tersebut.

ahok-411

Juga ketika Ahok dengan timses-nya dan terlihat juga seorang pengamat politik yang sedang selfie dengan ceria pada saat Aksi Damai 4 November yang menuntut keadilan untuk kasus penistaan agama yang dilakukan olehnya, foto ini hanya bisa ditemui di media sosial, tidak akan pernah ada foto itu di media massa konvensional. Itulah keunggulan dari media sosial.

Disaat media massa mainstream tidak lagi menampilkan kejujuran dalam beritanya, kita dapat berharap memperolehnya dari media sosial, dengan catatan, kita harus bijaksana menseleksinya!

Pos ini dipublikasikan di Tips dan Trik dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s